Contoh Surat Penagihan Pembayaran Barang

Contoh Surat Penagihan Pembayaran Barang ~ Contohsurat16.com. Pagi ini saya saya akan kembali membagikan sebuah surat yang termasuk dalam surat bisnis, yakni contoh surat penagihan pembayaran barang. Selain itu, masih banyak sekali macam contoh surat penagihan, seperti contoh surat penagihan pembayaran proyek, contoh surat penagihan pembayaran pekerjaan, contoh surat penagihan pembayaran catering, contoh surat penagihan pembayaran piutang, contoh surat penagihan pembayaran listrik dan lain sebagainya. Tetapi pada kesempatan ini, saya cuma akan membagikan contoh surat penagihan pembayaran barang. Sebelum saya membahas tentang surat penagihan ini, mungkin Anda juga tertarik untuk membaca contoh surat penawaran kerjasama perusahaan.

Apa Itu Surat Penagihan Pembayaran Barang?

Surat penagihan pembayaran barang adalah surat yang dibuat dan dikirim oleh penjual kepada pembeli untuk penagihan pembayaran atas pembelian suatu barang dikarenakan sampai batas waktu yang sudah disepakati pembeli juga belum melunasi pembayaran/kewajibannya.

Di dalam praktek bisnis serta perdagangan, ada kalanya proses jual beli barang diperbuat dengan cara kredit. Artinya, barang bakal dikirimkan terlebih dahulu, baru kemudian pembayarannya diperbuat seusai beberapa waktu kemudian sesuai kesepakatan. Dalam proses kredit ini, pihak yang mempunyai tanggungan untuk bayar alias pembeli ini disebut debitor, sementara pihak penjual disebut pihak kreditor.

Walau pun kesepakatan waktu pembayaran telah disepakati sebelumnya, tak jarang terjadi dengan bebagai alasan, debitor tak bayar hutangnya tepat waktu pada tanggal jatuh tempo. Ketika faktor itu terjadi, maka seorang kreditor bisa mengirimkan surat penagihan pembayaran. Upaya ini diperbuat oleh perusahaan dengan tujuan supaya piutang bisa diterima pembayarannya. Sebabnya, supaya pembayaran tersebut bisa diterima, maka dalam meperbuat penagihan butuh memperhatikan sudut aspek obyektifitas, etika, serta kesopanan.

Surat penagihan bisa dibangun dalam beberapa penekanan yang bergantung pada status piutang yang bersangkutan. Status piutang tersebut berarti apakah piutang tersebut telah jatuh tempo alias telah lewat batas waktu kesepakatan.

Jenis-jenis Surat Penagihan Pembayaran

Surat penagihan pembayaran ada beberapa jenis. Berikut merupakan beberapa tipe surat penagihan pembayaran yang ada :

a. Surat penagihan yang bersifat mengingatkan debitor.
Surat penagihan tipe ini umumnya dikirim dengan cara periodik terhadap semua debitor dalam bentuk pernyataan piutang. Surat ditulis dalam bentuk pernyataan saldo akhir, pernyataan satuan, alias pernyataan faktur yang belum dibayar semacam yang telah dibahas dimuka.

b.  Surat tagihan yang bersifat membahas.
Surat penagihan ini biasanya dikirimkan untuk debitor yang mempunyai piutang yang telah lewat tanggal jatuh tempo pembayarannya

c.  Surat penagihan yang bersifat teguran.
Surat penagihan ini dikirim apabila tak ada tasumsi dari debitor terhadap surat tagihan bagian kedua. Apabila kreditor telah mengirimkan surat teguran, maka biasanya disertai juga dengan sanksi bisnis.

Sebab surat penagihan pembayaran wajib bersifat obyektif, maka wajib disertakan pula info tentang piutang yang wajib bersumber dari data alias dokumen yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Surat penagihan yang dibangun wajib berdasarkan data kartu piutang yang terlebih dulu wajib diteliti ketepatannya dengan dokumen-dokumen yang terkait. Semacam umpama faktur penjualan, memo kredit serta bukti penerimaan kas.

Cara Membuat Surat Penagihan Pembayaran Barang

Surat penagihan pembayaran barang atau produk ini termasuk surat resmi, maka penulisannya juga harus mengikuti aturan yang resmi pula, seperti penggunaan bahasa yang baku/formal, sopan dan mudah dipahami. Selain itu, ada beberapa poin penting yang harus dicantumkan dalam surat penagihan pembayaran, yakni :
1. Bukti bahwa pembeli belum melunasi pembayaran hutangnya.
2. Hubungkan dengan surat pesanan barang sebelumnya, pengiriman barang serta faktur. 
3. Ingatkan bahwa tanggal jatuh tempo telah melebihi batas kesepakatan. 
4. Jumlah/sisa hutang yang belum dibayar. 
5. Akhiri surat dengan berharap supaya pembeli segera melunasi pembayaran.
Sedangkan untuk susunan atau bagian-bagian dari surat penagihan pembayaran barang adalah sebagai berikut :

1. Kepala Surat / Kop Perusahaan
2. Tempat dan tanggal
3. Nomor
4. Lampiran
5. Perihal
6. Alamat tujuan
7. Isi yang meliputi poin-poin yang sudah disebutkan di atas
8. Nama dan tanda tangan penangung jawab dari pihak penjual

Gambar Contoh Surat Penagihan Pembayaran Barang

Dari penjelasan di atas, saya rasa Anda sudah cukup mengerti bagaimana seharusnya sebuah format surat penagihan pembayaran barang. Namun apabila masih bingung, berikut ini sudah kami siapkan beberapa contohnya untuk Anda semua.

Contoh Surat Penagihan Pembayaran Barang

PT. LESTARI SUBUR
Jl. Anomali No.102
Jakarta Pusat
=============================================================

Jakarta, 26 Mei 2016

Nomor   : 740/LS/SPP/IV/2016
Lamp.    : -
Perihal   : Penagihan Pembayaran

Yth. Kepala CV. MANDIRI JAYA
Jalan Mon Ie, No. 45
Banda Aceh

Dengan hormat,

Menurut catatan kami, nyatanya Saudara belum melunasi faktur kami dengan No. 120/LS/IV/2016 tanggal 12 April 2016 sebesar Rp. 13. 230.000 (tiga belas juta dua ratus tiga puluh ribu rupiah), yang seharusnya diselesaikan tanggal 12 Mei 2016.

Berhubung waktu pembayaran telah lewat empat belas hari, kita mengingatkan supaya Saudara segera membayar faktur tersebut melalui Bank Rakyat Indonesia cabang setempat.

Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,


Mulyadi
Manager Keuangan

Contoh Surat Penagihan Pembayaran Barang Bangunan

PT. ABADI JAYA
Jl. Seudati No. 28
Jakarta
=============================================================

Jakarta, 27 Mei 2016

Nomor   : 230/AJ-PT/SPP/Xi/2016
Lamp.    : -
Perihal   : Penagihan Pembayaran

Yth. Bpk. Andika
Jln. Melati, No. 22
Medan

Dengan Hormat,

Dengan ini kami beritahukan kepada Bapak Andika, bahwa menurut catatan pembukuan kami Bapak masih belum melunasi sisa pembayaran sebesar Rp.2.300.000,- (dua juta tiga ratus ribu rupiah). Jumlah tersebut adalah sisa kekurangan atas pembelian bahan-bahan bangunan. Berdasarkan pesanan tanggal 11 April 2016 yang lalu, pelunasan tersebut seharusnya Bapak selesaikan pada tanggal 11 Mei 2016. Namun, sampai hari ini belum kami terima.

Sehubungan dengan itu kami mohon perhatian Bapak supaya seterimanya surat kami ini, dapat segera melunasi sisa pembayaran tersebut.

Atas perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami,


Sulistiyawati, SH
Direktur

Demikianlah 2 contoh surat penagihan pembayaran barang yang dapat saya hadirkan untuk Anda pada pagi hari ini, semoga bisa memberikan manfaat bagi Anda semua, terlebih bagi Anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk menyusun surat penagihan pembayaran tersebut. Apabila contoh surat di atas bermanfaat, silahkan like dan share kepada saudara-saudara kita yang lain melalui tombol dibawah, mungkin mereka juga sedang membutuhkan surat ini. Dan jika dibutuhkan, silahkan lihat juga contoh surat balasan pengaduan barang/produk. Terima kasih telah berkunjung dan salam sukses dari www.contohsurat16.com.

Mau Berlangganan Gratis Contoh Surat Terbaru Dari Kami?